kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Menkeu sebut skema pembiayaan pemindahan ibukota tunggu perencanaan yang matang


Selasa, 30 April 2019 / 21:00 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemindahan ibukota negara kembali mencuat. Bahkan, sampai saat ini pemerintah terus mengkaji lokasi mana yang paling tepat untuk dijadikan sebagai ibukota.

Sementara itu berbicara tentang biaya pemindahan ibukota negara ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mengatakan skema pembiayaan baru akan disusun bila sudah ada perencanaan yang matang dari Bappenas maupun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR).

"Untuk saat ini kita akan menunggu sampai perencanaan itu matang. Kalau rencananya matang, dengan begitu estimasi dari anggarannya akan lebih akurat. Jangan kita sudah membuat berbagai macam analisa sementara. Perencanaannya belum dilakukan secara detail dan matang," ujar Sri Mulyani, Selasa (30/4).

Sri Mulyani pun melanjutkan, hingga saat ini pemerintah pun masih membuat perencanaan terkait UU APBN 2020. "Mei nanti akan kami bahas dengan DPR," tambah Sri Mulyani.

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, terdapat tiga kandidat yang menjadi pertimbangan untuk dipilih sebagai ibukota negara baru. Beberapa hal menjadi pertimbangan bagi pemerintah untuk menetapkan lokasi pemindahan ibukota terkait dengan lingkungan, air, dan kebencanaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×