kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Menkeu Purbaya Bentuk Pokja, Awasi Belanja 28 K/L yang Ngaret


Jumat, 17 Oktober 2025 / 15:35 WIB
Menkeu Purbaya Bentuk Pokja, Awasi Belanja 28 K/L yang Ngaret
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi keterangan usai pertemuan dengan sejumlah direksi perbankan pelat merah dan swasta serta perusahaan sekuritas di Gedung Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Senin (13/10/2025). Kementerian Keuangan membentuk kelompok kerja (pokja) untuk mengawasi kinerja penyerapan belanja di Kementerian/Lembaga.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan membentuk kelompok kerja (pokja) untuk mengawasi kinerja penyerapan belanja di Kementerian/Lembaga. Hal ini mengingat, realsiasi belanja di K/L dari tahun ke tahun sangat lambat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pokja tersebut akan memantau kinerja belanja K/L yang tidak optimal. Ia mengungkap terdapat 26 K/L yang realisasi belanjanya tidak sesuai harapan.

Baca Juga: Harga Bitcoin Turun ke Level US$ 106.000, Ini Sebabnya

“Ada 26 kementerian, nanti semuanya gabung disitu. Tapi nanti kementeriannya ngasih siapa perwakilannya,”tutur Purbaya kepada awak media, Jumat (17/10/2025).

Melalui Pokja tersebut, Purbaya menyampaikan, pihaknya akan secara rutin mengumumkan hasil kinerja belanja K/L yang lambat dalam merealisasikan belanjanya, serta langkah-langkah yang perlu ditempuh agar optimalisasi dapat dilakukan.

Selain itu, akan ada rapat besar setidaknya satu bulan sekali, terkait bagaimana kondisi belanja di K/L tersebut, dan tentunya akan diarahkan langsung kepada Menteri yang menjabat.

“Ini belum diserap, sehingga penyerapannya dipercepat. Ke depan itu yang akselerasi penyerapan anggarannya,” ungkapnya.

Selain itu, Purbaya juga siap menerima aduan dari masyarakat terkait penyaluran dari belanja masing-masing K/L tersebut, sehingga bisa ditindaklanjuti.

Baca Juga: IHSG Anjlok Ke Bawah Level 8.000, Begini Respons BEI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×