kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Menkeu Pastikan Pemerintah Lanjutkan Efisiensi & Penghematan APBN di Sisa Tahun 2026


Rabu, 21 Oktober 2026 / 20:32 WIB
Menkeu Pastikan Pemerintah Lanjutkan Efisiensi & Penghematan APBN di Sisa Tahun 2026
ILUSTRASI. Menteri Keuangan, Suahasil Nazara (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan, pemerintah terus melakukan efisiensi dan penghematan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di sisa tahun 2026

Langkah ini dilakukan agar anggaran negara dapat difokuskan untuk membiayai kebutuhan belanja yang penting bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Suahasil usai rapat kabinet paripurna bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Rabu (21/10/2026).

Suahasil mengatakan, efisiensi dan penghematan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengelola APBN agar belanja negara dapat digunakan untuk membiayai berbagai program yang dibutuhkan masyarakat.

"APBN itu terus kita melakukan upaya-upaya efisiensi dan penghematan, supaya kita bisa membiayai item-item belanja negara yang memang diperlukan untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Suahasil kepada awak media di Istana Kepresidenan, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga: Menkeu Minta K/L Efisiensi Belanja di Kuartal IV, Defisit Diprediksi di Bawah 3%

Di sisi lain, Suahasil juga menanggapi pertanyaan mengenai kondisi pasar modal Indonesia, termasuk persoalan yang berkaitan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Ia menegaskan, persoalan tersebut menjadi ranah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu, Kementerian Keuangan mendukung langkah pengawasan yang dilakukan OJK terhadap pasar modal Indonesia.

Menurut Suahasil, pengawasan terhadap aktivitas perdagangan dan integritas pasar modal menjadi aspek penting untuk menjaga kepercayaan terhadap pasar keuangan domestik.

"Kami di Kementerian Keuangan mendukung pengawasan yang dilakukan oleh OJK. Bahwa OJK melakukan pengawasan atas perdagangan dan juga integritas dari pasar modal, itu yang jadi sangat penting. Kita mendukung itu," katanya.

Suahasil menyebut, pemerintah mendukung upaya OJK dalam memastikan aktivitas perdagangan di pasar modal berjalan dengan pengawasan yang memadai serta menjaga integritas pasar modal Indonesia.

Baca Juga: Menkeu Suahasil Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Kisaran 5,5%-5,6% Semester II

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×