kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Menkeu: Gaji PNS dan menteri tidak dipangkas


Jumat, 16 Mei 2014 / 16:14 WIB
Menkeu: Gaji PNS dan menteri tidak dipangkas
ILUSTRASI. Menkop UKM Teten Masduki hadiri peresmian Galeri UMKM Papua di Jayapura, Rabu (31/8).


Reporter: Syarifah Nur Aida | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Chatib Basri memastikan akan ada pemotongan anggaran kementerian/lembaga (K/L) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2014.

Soal alokasi anggaran yang akan dipangkas, Menkeu mengaku, hal tersebut di luar kewenangannya. "Nanti kita serahin kepada K/L," ungkapnya di Kemenkeu, Jum'at (16/5).

Chatib menyebut contoh pos yang cocok dipotong semisal perjalanan dinas, honorarium, dan pengadaan seminar. Terkait proyek, Menkeu menegaskan, hal tersebut seluruhnya diputuskan K/L, tergantung proses berjalannya proyek.

Meski demikian, Chatib menegaskan pos yang tidak terkena potongan adalah gaji pegawai, termasuk gaji menteri karena berdampak langsung ke kinerja.

"Gaji itu tidak bisa dipotong, kan anggaran yang nggak bisa dipotong itu adalah gaji pegawai," tegasnya.

Menkeu menambahkan, besaran potongan antar K/L akan berbeda, tergantung peran masing-masing. Pemotongan anggaran di setiap K/L juga diharapkan ada pada pos yang dampaknya lebih minimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×