kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.608   -231,81   -3,97%
  • KOMPAS100 739   -32,83   -4,26%
  • LQ45 560   -21,15   -3,64%
  • ISSI 195   -8,26   -4,06%
  • IDX30 317   -11,57   -3,52%
  • IDXHIDIV20 393   -14,06   -3,46%
  • IDX80 84   -3,27   -3,74%
  • IDXV30 107   -4,42   -3,97%
  • IDXQ30 102   -3,70   -3,49%

Menkes: Vaksin diprioritaskan untuk tenaga medis dan pekerja usia 18-59 tahun


Kamis, 01 Oktober 2020 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Menkes Terawan bilang, ada dua kelompok masyarakat yang akan menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada dua kelompok masyarakat yang akan menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Dua kelompok itu adalah tenaga medis dan pekerja berusia 18-59 tahun. 

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam rapat koordinasi persiapan program vaksinasi yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (30/9/2020).

"Prioritas vaksin akan diberikan kepada garda terdepan yaitu seluruh tenaga medis dan seluruh masyarakat yang bekerja pada fasilitas medis," ujar Terawan sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (1/10/2020).

"(Prioritas) Berikutnya akan diberikan kepada masyarakat dengan kategori high risk, yaitu pekerja pada usia 18-59 tahun," lanjutnya.

Baca Juga: Berharap vaksin corona ditemukan, pemerintah siap sediakan anggaran di tahun ini

Hingga saat ini, kata Terawan, kebutuhan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia mencapai 320 juta dosis.




TERBARU

[X]
×