kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Menkes: Vaksin diprioritaskan untuk tenaga medis dan pekerja usia 18-59 tahun


Kamis, 01 Oktober 2020 / 11:48 WIB
Menkes: Vaksin diprioritaskan untuk tenaga medis dan pekerja usia 18-59 tahun
ILUSTRASI. Menkes Terawan bilang, ada dua kelompok masyarakat yang akan menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada dua kelompok masyarakat yang akan menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Dua kelompok itu adalah tenaga medis dan pekerja berusia 18-59 tahun. 

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam rapat koordinasi persiapan program vaksinasi yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (30/9/2020).

"Prioritas vaksin akan diberikan kepada garda terdepan yaitu seluruh tenaga medis dan seluruh masyarakat yang bekerja pada fasilitas medis," ujar Terawan sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (1/10/2020).

"(Prioritas) Berikutnya akan diberikan kepada masyarakat dengan kategori high risk, yaitu pekerja pada usia 18-59 tahun," lanjutnya.

Baca Juga: Berharap vaksin corona ditemukan, pemerintah siap sediakan anggaran di tahun ini

Hingga saat ini, kata Terawan, kebutuhan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia mencapai 320 juta dosis.




TERBARU

[X]
×