kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Menhan: Presiden Instruksikan TNI–Polri Bertindak Tegas Jaga Stabilitas Nasional


Minggu, 31 Agustus 2025 / 19:43 WIB
Menhan: Presiden Instruksikan TNI–Polri Bertindak Tegas Jaga Stabilitas Nasional
ILUSTRASI. Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan mengutamakan soliditas TNI dan Polri untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan stabilitas nasional. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan keterangan pers usai mengikuti Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie didampingi Panglima TNI, Kapolri, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), serta para Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Menurut Menhan, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan mengutamakan soliditas TNI dan Polri untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan stabilitas nasional, khususnya di Ibu Kota Jakarta.

Presiden Instruksikan Tindakan Tegas

Sjafrie menyampaikan bahwa Presiden memantau langsung situasi dalam negeri dan meminta aparat tidak ragu mengambil langkah terukur.

Baca Juga: Gelombang Demo Tekan Rupiah dan IHSG, Pemerintah Harus Ambil Langkah Cepat

“Presiden menugaskan Kapolri dan Panglima TNI untuk tidak ragu-ragu mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum, baik berupa perusakan fasilitas umum maupun penjarahan,” jelas Menhan, Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, aparat akan bertindak cepat demi melindungi keselamatan pribadi, pejabat negara, rumah dinas, hingga objek vital pemerintahan.

BIN dan Kemendagri Dilibatkan Aktif

Selain TNI dan Polri, Presiden juga memberikan arahan khusus kepada lembaga lain:

  • Badan Intelijen Negara (BIN) diminta untuk terus melakukan pemantauan situasi dan segera melaporkan setiap dinamika kepada Presiden.

  • Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ditugaskan menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan serta mengawasi perkembangan ekonomi masyarakat.

Pengamanan Sumber Daya Alam dan Penegakan Hukum

Panglima TNI bersama Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara akan memastikan keamanan nasional, termasuk menjaga sumber daya alam agar tidak disalahgunakan di luar ketentuan undang-undang.

Baca Juga: Menkomdigi: Penutupan TikTok Live di Indonesia Dilakukan Sukarela oleh Platform

Sementara itu, Kapolri akan berkoordinasi dengan Jaksa Agung untuk mempercepat proses penegakan hukum terhadap seluruh pelanggaran yang terjadi di berbagai wilayah.

Menhan: Presiden Selalu Bersama Rakyat

Dalam pesannya, Sjafrie menegaskan bahwa Presiden ingin menekankan kedekatan dengan rakyat.

“Bapak Presiden akan selalu bersama rakyat dalam memperjuangkan kepentingan bangsa, didukung TNI, Polri, dan seluruh organisasi kemasyarakatan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan nasional, serta mendukung kebangkitan ekonomi dengan fondasi stabilitas yang kokoh.

Selanjutnya: Gelombang Demo Tekan Rupiah dan IHSG, Pemerintah Harus Ambil Langkah Cepat

Menarik Dibaca: Ini KA Jarak Jauh yang Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara hingga 2 September

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×