kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.382   80,24   1,27%
  • KOMPAS100 830   6,34   0,77%
  • LQ45 632   4,97   0,79%
  • ISSI 222   5,49   2,53%
  • IDX30 354   2,64   0,75%
  • IDXHIDIV20 430   2,32   0,54%
  • IDX80 95   0,71   0,76%
  • IDXV30 118   1,03   0,88%
  • IDXQ30 112   0,72   0,65%

Mendikbud Nadiem: Yang pertama gelar belajar tatap muka adalah SMA


Jumat, 10 Juli 2020 / 19:17 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat konferensi pers terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kementerian Keuangan, Jakarta (10/2/2020).


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, urutan pertama yang boleh menggelar pembelajaran tatap muka adalah pendidikan tingkat atas atau SMA dan sederajat.

Mulai Senin (13/7) pekan depan, tahun ajaran baru mulai bergulir. Tapi, pemerintah hanya mengizinkan pembelajaran tatap muka di zona hijau atau wilayah tanpa kasus virus corona baru.   

Urutan pertama yang boleh melakukan pembelajaran tatap muka adalah pendidikan tingkat atas dan sederajat, berikutnya pendidikan tingkat menengah dan sederajat, lalu tingkat dasar dan sederajat.

Baca Juga: Sekolah mulai dibuka, ini Protokol kesehatan sekolah di zona hijau di Jawa Barat

Tapi, Nadiem memberikan catatan, pembelajaran tatap muka harus sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan.

“Namun, begitu ada penambahan kasus atau level risiko daerah naik, satuan pendidikan wajib ditutup kembali,” katanya saat meninjau persiapan sekolah menuju tatanan kebiasaan baru di SMA Negeri 4 Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7).

Eksperimen menciptakan protokol kesehatan




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×