kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.159   29,00   0,17%
  • IDX 7.645   144,58   1,93%
  • KOMPAS100 1.060   22,58   2,18%
  • LQ45 763   16,68   2,23%
  • ISSI 276   4,39   1,62%
  • IDX30 405   6,37   1,60%
  • IDXHIDIV20 492   5,72   1,18%
  • IDX80 118   2,51   2,16%
  • IDXV30 137   1,34   0,99%
  • IDXQ30 130   1,72   1,34%

Memadati KPK, Mahasiswa UI serukan dukungan


Rabu, 18 Februari 2015 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. Tips pasangan muda mudi bangun bisnis


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mahasiswa Universitas Indonesia memadati gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sore ini, Rabu (18/2). Setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan pembatalan Komjen Budi Gunawan sebagai calon kapolri, mereka bersorak menyuarakan dukungan untuk KPK. 

KPK pada Januari lalu menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka. Sikap tersebut menyulut konflik KPK dan Polri, berbuntut penetapan Ketua KPK Abraham Samad dan wakilnya Bambang Widjojanto, sebagai tersangka di kepolisian.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menunjuk Indriyanto Senoadji sebagai pimpinan KPK sementara untuk mengisi kekosongan setelah memberhentikan Abraham dan Bambang. Indriyanto, yang merupakan Guru Besar Hukum Pidana fakultas hukum UI, dipilih menjadi pimpinan sementara KPK bersama dengan Johan Budi dan Taufieqqurahman Ruki.

Pengamat Sosial UI, Imam Prasodjo pun turut hadir membacakan puisi yang berjudul "Diam bukan lagi emas". Sebelum membaca puisi, Imam mengajak seluruh rakyat indonesia untuk tidak diam lagi. "Kita punya nurani yang tak akan mengalahkan apapun" ujar Imam di Gedung KPK, Rabu (18/2). Para mahasiwa yang merupakan bagian dari Badan Eksekutif Mahasiswa UI melakukan aksi teatrikal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×