kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Mantan Pangdam Diponegoro ditarik ke Mabes AD


Selasa, 09 April 2013 / 09:41 WIB
ILUSTRASI. Inilah harga sepeda Polygon ZETA 2 terkini (November 2021), modelnya simpel & stylish


Reporter: Noverius Laoli

JAKARTA. Mantan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Hardiyono Saroso ditarik kembali ke Markas Besar Angkatan Darat di Jalan Veteran Jakarta pusat. Penarikan tersebut berhubungan dengan serangan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ke Lapas Cebongan. Para anggota Kopassus itu berada di bawah tanggung jawab Hardiyono.

"(Saya di sini) Bantu-bantu pak KASAD. (Tugasnya) Tidak tahu. Tanya pak KASAD itu," ujar Hardiyono ketika ditemui di Mabes TNI AD, Selasa (9/4).  Hardiyono mengatakan ia telah melakukan serah terima jabatan (Setijab) kemarin. Ia mengatakan peristiwa sertijab merupakan hal biasa. Sebab menurutnya, selama ini ia memegang jabatan tidak terlalu lama, hanya sekitar tujuh bulan atau sembilan bulan.

Mengenai peristiwa penyerangan Lapas Cebongan, Hardiyono menyatakan itu merupakan tanggungjawabnya sebagai komandan. Pencopotan dari jabatannya menurutnya merupakan bagian evaluasi dari KASAD Pramono Edhie Wibowo.

Seperti diketahui, 11 pasukan Kopassus menyerang Lapas Cebongan. Karena itu mereka akan segera di hadapkan pada pengadilan militer setelah tim penyidik dari Mabes TNI merampungkan penyidikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×