Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto
Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Pasar Eropa Kemenpar, Maria Mayabubun mengatakan kehadiran industri pariwisata nasional penting dalam rangka menjelaskan langsung kepada calon wisatawan Rusia mengenai fasilitas yang ditawarkan hotel, harga, jenis paket wisata bahari, petualangan, wisata keluarga, dan sebagainya.
Kalangan industri wisata yang ikut serta ke Rusia yakni Pegasus Indonesia, Melia Bali, Grand Nikko Bali, Ayodya Resort Bali, The Mulia, Mulia Resort & Villas - Nusa Dua, Bali, WITA Tour, MAC Asia Group, Nusa Dua Beach Hotel and Spa, Bali, International Bali Resort, The Sintesa Jimbaran, dan Martha Tilaar Salon Day Spa sangat penting.
Selama empat hari pameran, stand Indonesia seluas 80 m2 dihiasi foto-foto destinasi wisata Indonesia, dikunjungi banyak tamu dari asosiasi pariwisata lokal, tur operator, perhotelan, travel media, dan perorangan yang merencanakan wisata individual.
Suasana stand semakin marak berkat suguhan tarian Sonteng Dance, Kembang Kipas Dance, Warna Khatulistiwa yang dibawakan para penari binaan Kemenpar.
Sajian kopi Toraja dan camilan kacang khas Indonesia, suguhan Virtual Reality mengenai pariwisata "Wonderful Indonesia" serta demo spa tradisional oleh PT. Cantika Puspa Pesona milik Martha Tilaar membuat stand Indonesia semakin ramai dikunjungi.
Pameran Otdykh dilaksanakan tiap tahun sejak 1995 dan tahun 2016 sebagai penyelenggaraan ke-22 diikuti lebih 700 industri wisata dari 70 negara dan wilayah di Rusia.
Keikutsertaan Indonesia dalam pameran wisata ini cukup memberi andil bagi kunjungan warga Rusia ke Indonesia, yang pada tahun 2015 mencapai lebih 66.000 orang dan tahun 2016 ditargetkan 75.000 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













