kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.732   24,00   0,14%
  • IDX 6.494   -31,92   -0,49%
  • KOMPAS100 847   -2,65   -0,31%
  • LQ45 641   -3,84   -0,60%
  • ISSI 229   0,15   0,06%
  • IDX30 358   -2,32   -0,65%
  • IDXHIDIV20 435   -1,38   -0,32%
  • IDX80 97   -0,40   -0,42%
  • IDXV30 121   0,07   0,06%
  • IDXQ30 113   -0,73   -0,64%

Mabes Polri Menyoal Kesaksian Susno


Jumat, 08 Januari 2010 / 10:12 WIB


Sumber: kontan | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kesaksian Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komjen Polisi Susno Duadji dalam sidang Antasari Azhar, Kamis (7/1) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menuai kritik. Mabes Polri memastikan bakal mempelajari kapasitas Susno dalam sidang pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen tersebut.

Apalagi, Susno belum mengantongi restu dari Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. "Aktivitas dalam jam dinas harus diberitahukan dan minta izin pimpinan," ujar Kabareskrim, Komjen Polisi Ito Sumardi, Kamis (7/1). Menurut Ito, kehadiran Susno dalam sidang dengan terdakwa Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ini akan dibahas oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Selain Mabes Polri, kehadiran Susno di persidangan Antasari juga dipersoalkan Jaksa Penuntut Umum Cirus Sinaga. Cirus mempertanyakan kapasitas perwira tinggi polisi tersebut. Maklum, saat sidang, Susno masih mengenakan pakaian dinas polisi. "Sesuai aturan, ia harus memperlihatkan surat tugas dari pimpinannya," tegas Cirus.

Menanggapi keberatan Jaksa, Susno beralasan bahwa kehadirannya tersebut dalam kapasitas pribadi. Alasannya, dalam sejumlah kesempatan namanya disebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×