kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Luhut: Forum infrastruktur Indonesia-Afrika bukan cuma urusan dana


Rabu, 21 Agustus 2019 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan


Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - NUSA DUA. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Panjaitan berharap keberadaan Indonesia Africa Infrastructure Dialouge 2019 tidak cuma untuk urusan dana saja. Maklum, persoalan mendasar yang ada untuk mewujudkan bisnis dan investasi di Afrika adalah ketersediaan dana.

Inilah yang membuat Exim Bank  seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berperan dalam pendanaan beberapa proyek perusahaan lokal seperti BUMN di Afrika. "Selain dana ada hal lain yang lebih penting," kata Luhut, Rabu (21/8).

Baca Juga: Wow, Indonesia teken kerjasama bisnis dengan Afrika senilai Rp 11,7 triliun

Dia mengambil contoh soal pengalaman Indonesia dalam menghadapi isu produk sawit yang masih hangat hingga kini.  Perihal penerapan biodiesel Indonesia ke pasar Eropa sebesar 18% karena tudingan perkebunan sawit yang merusak lingkungan. 

Luhut berharap ada kerja sama Indonesia dan negara-negara Afrika penghasil kelapa sawit. "Kita bisa bersatu melawan kebijakan Eropa," tandasnya.

Baca Juga: Dinda Bakrie: Kami akan mencari mineral langka di dunia

Eropa memang kerap menggunakan isu sosial dan lingkungan dalam menghadapi isu perang dagang. Seperti dengan Indonesia soal isu lingkungan hidup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×