CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Luhut: Dampak virus corona, petani kita mati...


Selasa, 04 Februari 2020 / 08:31 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wabah virus corona yang mematikan mulai berdampak pada ekonomi tanah air. Menurut Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dampak dari mewabahnya Novel Corona virus membuat para petani buah manggis yang kerap mengekspor ke China kini harus menghentikan pengiriman.

"Ekspor kita misalnya seperti manggis, itu mereka enggak bisa terkirim. Akibatnya petani kita yang mati," katanya di Jakarta, Senin (3/2/2020).

Dia juga meminta kepada awak media agar jangan memberitakan mengenai virus corona yang berlebihan. Karena dampak pemberitaan akan menimbulkan keresahan serta kerugian. Khususnya para pelaku usaha termasuk para petani.

Baca Juga: Wabah Corona Melelehkan Harga Logam Industri

"Jadi jangan dibentur-benturkan, kasihan," sebut Luhut.

Sementara Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pemerintah bakal menghentikan sementara impor produk makanan dan minuman dari China akibat wabah virus Corona.

Agus pun menjelaskan, langkah tersebut perlu dilakukan sesegera mungkin lantaran jumlah korban meninggal dan terinfeksi yang terus bertambah. Sementara belum ditemukan vaksin serta pola persebaran virus tersebut.

Baca Juga: Industri Manufaktur Makin Babak Belur

Adapun untuk mengantisipasi produk-produk yang terdampak pelarangan impor, pemerintah bakal mencari negara rekanan dagang lain dalam memenuhi kebutuhan produk tersebut.

Di lokasi terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan keresahan lainnya akibat Novel Corona virus terhadap kegiatan perdagangan, yakni ekspor dan impor Indonesia- China. Menurut dia, selama virus corona belum ditemukan pencegahnya, Indonesia sulit mengekspor maupun impor.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dampak Virus Corona, Luhut: Petani Kita Mati..."
Penulis : Ade Miranti Karunia
Editor : Erlangga Djumena

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×