kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Longsor timbun 5 orang di Tasikmalaya


Minggu, 25 November 2012 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pemanfaatan tanah untuk pembangunan. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Bencana longsor kembali terjadi di Jawa Barat. Kali ini longsor terjadi di Kampung Cipalasari, Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (25/11) pukul 16.30 Wib.

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan longsor menimbun 5 orang warga yang sedang mandi di Sungai Cipalasari.

"Di tepi sungai terdapat tebing dengan tinggi sekitar 30 meter. Tiba-tiba terjadi longsor dan menimbun korban," katanya.

Saat terjadi longsor kondisi cuaca tidak sedang hujan. Hujan terjadi sehari sebelumnya sejak Sabtu sore hingga Minggu pagi. Hujan telah menyebabkan tanah jenuh dengan air.
 
Dari 5 orang tertimbun tanah longsor, 4 orang sudah dapat dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. 4 warga tersebut adalah Nur (20), Intan (14), Wulan (22), dan Pipit (5). Satu orang lagi belum bisa dievakuasi yaitu Ulung (18). Evakuasi akan dilanjutkan besok pagi karena kondisi sudah gelap. 4 korban sudah dibawa ke Puskesmas untuk diidentifikasi.

BPBD bersama masyarakat dari tiga desa, yaitu Desa Pageralam, Laksasari, dan Taraju dibantu dengan aparat TNI, Polri serta SAR melakukan evakuasi. Pendataan kerugian masih dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×