kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Lion Air sudah Duluan Ajukan Keberatan


Jumat, 18 Juni 2010 / 10:51 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Sebelum Garuda Indonesia, Lion Air sudah lebih dulu mengajukan keberatan ke pengadilan. Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengaku, pihaknya sampai mengambil langsung salinan putusan ke KPPU. "Habis kami tunggu, salinannya tidak kami terima," katanya, kemarin (17/6).

Senada dengan Garuda, Edward bilang, putusan KPPU yang menyatakan ada kesepakatan menentukan tarif fuel surcharge sama sekali tidak benar. "Tidak mungkin ada kesepakatan karena maskapai justru bersaing dalam masalah tarif," tegasnya.

Apalagi, saat ini, tarif penerbangan masih diatur pemerintah. "Kalau tarif sudah dibebaskan, barulah masuk akal tudingan maskapai berusaha mengendalikan perang tarif dengan melakukan praktek kartel," kata Edward.

Langkah Lion Air dan Garuda bakal segera disusul Batavia Air. Rencananya, mereka bakal mengajukan keberatan pada 22 Juni 2010 mendatang. "Itu adalah batas akhir pengajuan keberatan kami," kata Raden Catur Wibowo, kuasa hukum Batavia.

KPPU siap meladeni upaya keberatan yang diajukan Garuda maupun maskapai lainnya di pengadilan. "Secara substansi kami sudah siap," kata Ahmad Junaidi, Kepala Biro Humas KPPU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×