kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.791   6,00   0,04%
  • IDX 8.088   -34,41   -0,42%
  • KOMPAS100 1.135   -1,99   -0,18%
  • LQ45 824   0,40   0,05%
  • ISSI 286   -3,39   -1,17%
  • IDX30 431   0,81   0,19%
  • IDXHIDIV20 516   0,96   0,19%
  • IDX80 127   0,05   0,04%
  • IDXV30 141   0,00   0,00%
  • IDXQ30 139   -0,10   -0,07%

Lima anak usaha BUMN bakal IPO tahun ini


Kamis, 05 April 2012 / 06:13 WIB
Lima anak usaha BUMN bakal IPO tahun ini
ILUSTRASI. Harga tiket masuk Sea World Ancol periode 1-30 April 2021 dibanderol dengan kisaran harga Rp 85.000-Rp 147.000. Dok: Instagram Sea World Ancol 


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Test Test

JAKARTA. Kementerian BUMN tetap mendorong sejumlah anak usahanya untuk melakukan IPO tahun ini. Setidaknya, ada lima anak usaha yang bakal menerbitkan saham perdana tahun ini.

"Yang sudah siap Semen Baturaja, dan empat lainnya adalah anak usaha (BUMN)," ujar Menteri BUMN, Dahlan Iskan, Rabu (4/4).

Ide pencatatan saham perdana anak usaha BUMN ditujukan untuk melakukan pengawasan yang lebih efektif khususnya dari pemegang saham publik. Selama ini anak usaha BUMN relatif kurang dikontrol. "Anak usaha cenderung jauh dari pemerintah. Jadi (dengan IPO) lebih terbuka, harapannya good corporate governance lebih baik," tambahnya.

Empat anak perusahaan yang akan IPO adalah dua anak usaha Pertamina yaitu Pertamina Gas (Pertagas) dan Pertamina Drilling Service Indonesia. Selanjutnya ada anak usaha Garuda Indonesia (GIAA) yaitu Aerowisata serta anak usaha Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah PLN Engineering.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×