kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Latar belakang Muhammadiyah ajukan uji materi


Selasa, 20 November 2012 / 22:37 WIB
Latar belakang Muhammadiyah ajukan uji materi
ILUSTRASI. Bendera Israel. REUTERS/Amir Cohen 


Reporter: Fahriyadi |

JAKARTA. Semangat Muhammadiyah dalam menegakkan konstitusi lewat Judicial Review atau uji materi bisa jadi menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang. Apa motivasi organisasi masyarakat (ormas) Islam ini?

"Bagi Muhammadiyah, uji materi ini adalah tanggung jawab sejarah karena Muhammadiyah ikut mendirikan bangsa ini," ujar Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Selasa (20/11).

Semangat itulah yang akan coba diteruskan oleh Muhammadiyah. Menurut Din, banyak kejanggalan dan kerugian negara dalam bidang energi terutama soal dominasi swasta dan asing dalam bidang pertambangan. Hal itu mendorongnya untuk menggugat UU Migas dan berikutnya UU Minerba.

"Kami akan mendorong untuk melakukan uji materi ini. Kami tak ingin ada dalih dari pemerintah yang coba menutupi fakta dari pengelolaan energi yang tidak baik dan tak berpihak ke rakyat," jelasnya.

Din mengimbau agar pejabat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah untuk sama-sama mengelola kekayaan negeri. Ia menilai bahwa ada pihak-pihak yang tidak senang dan merasa dirugikan dengan pengajuan uji materi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×