kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kumpulkan data e-commerce, BPS minta bantuan Kemko Perekonomian


Kamis, 23 Agustus 2018 / 17:21 WIB
Kumpulkan data e-commerce, BPS minta bantuan Kemko Perekonomian
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) belum bisa memastikan kapan pendataan bisnis digital melalui e-commerce bisa rampung. BPS mengaku, saat ini pendataan itu masih menemui kendala.

"Saya tidak bisa janji ya untuk yang e-commerce. Karena ini langkah pertama," kata Kepala BPS Suhariyanto, Kamis (23/8).

Menurut Suhariyanto, kesulitan tersebut utamanya lantaran data yang dikumpulkan oleh BPS berupa data sekunder. Makanya, BPS baru berhasil mengumpulkan data dari pelaku-pelaku e-commerce besar saja.

"Karena itu, saya akan minta Pak Menko Perekonomian uang memang menangani masalah e-commerce itu. BPS kan supporting," tambah dia.

Proses pengumpulan data e-commerce telah dilakukan BPS sejak Januari lalu. Data yang dikumpulkan BPS yaitu berupa omzet, investasi asing dan lokal, transaksi, metode pembayaran, tenaga kerja serta teknologi untuk kurun waktu 2015-2017.

Sementara itu, pelaku e-commerce yang didata adalah e-commerce yang telah berbentuk badan usaha yang dikelompokkan ke dalam tujuh kategori, yaitu marketplace dan e-retail, classified horizontal, classified vertical, travel, transportation, speciality store, dan daily deals.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×