kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.073   73,00   0,41%
  • IDX 5.864   -77,44   -1,30%
  • KOMPAS100 776   -9,66   -1,23%
  • LQ45 583   -5,66   -0,96%
  • ISSI 204   -2,06   -1,00%
  • IDX30 330   -3,56   -1,07%
  • IDXHIDIV20 408   -3,80   -0,92%
  • IDX80 88   -1,02   -1,15%
  • IDXV30 112   -1,75   -1,54%
  • IDXQ30 107   -1,28   -1,18%

Kritik pedas YLKI terkait rencana pemerintah memajaki sembako


Kamis, 10 Juni 2021 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Konsumen membeli beras di pasar tradisional, Jakarta, Jumat (11/1). Kritik pedas YLKI terkait rencana pemerintah memajaki sembako


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan, pemajakan sembako bukan berarti pemerintah tak memikirkan masyarakat kecil. 

Yustinus menyatakan, pemerintah tengah mereformasi sistem perpajakan supaya lebih adil (fair) dan tepat sasaran. Pasalnya objek pajak yang dikecualikan PPN-nya saat ini termasuk sembako, banyak pula dikonsumsi masyarakat mampu yang seharusnya bisa membayar. 

"Tapi kok sembako dipajaki? Pemerintah kalap butuh duit ya? Kembali ke awal, enggak ada yang tak butuh uang, apalagi akibat hantaman pandemi. Tapi dipastikan pemerintah tak akan membabi buta. Konyol kalau pemulihan ekonomi yang diperjuangkan mati-matian justru dibunuh sendiri," cuit Yustinus dalam akun Twitternya, Rabu (9/6/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pajak Sembako, YLKI: Kebijakan yang Tidak Manusiawi",
Penulis : Fika Nurul Ulya
Editor : Erlangga Djumena

Selanjutnya: Setahun Covid-19 dan Jalan Keluarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×