kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.575   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Krakatau Steel benarkan salah satu stafnya ditangkap Densus 88


Kamis, 14 November 2019 / 22:30 WIB
ILUSTRASI. Polisi berjaga di lokasi terjadinya bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019). Ledakan akibat bom bunuh diri terjadi di halaman Markas Polrestabes Medan pada Rabu (13/11/2019) pagi, menewaskan pelaku sendiri dan melukai 5 or


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel (persero) Tbk (KRAS) memberikan tanggapan terkait kabar salah satu petingginya ditangkap Densus 88. Manajemen membantah bahwa terjadi penangkapan terhadap petinggi perusahaan.

Baca Juga: Istri pelaku bom bunuh diri di Medan juga berencana meneror Bali

Pria Utama, Sekretaris Perusahaan KRAS menyampaikan bahwa yang ditangkap Densus 88 adalah staf setingkat supervisor. Yang bersangkutan bukan merupakan petinggi atau level manajemen di Krakatau Steel.

"Atas berita penangkapan tersebut, segenap manajemen PT Krakatau Steel (persero) Tbk tetap menghormati dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (14/11).

Baca Juga: Pelaku bom di Polrestabes Medan cukup aktif di media sosial

Manajemen juga mendukung langkah-langkah yang dilakukan aparatur hukum dalam rangka memerangi terorisme di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×