kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

KPU mulai tender pengadaan surat suara Pemilu 2014


Kamis, 24 Oktober 2013 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan berbagai macam kebijakan untuk menjalankan pelatihan Kartu Prakerja secara offline. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas


Reporter: Fahriyadi | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklaim, pihaknya sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2,9 triliun untuk pengadaan dan distribusi perlengkapan pemungutan suara atau logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiansyah mengatakan, proses tender sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Namun, menurutnya, hal itu masih dalam tahapan prakualifikasi.

"Sejauh ini baru surat suara yang baru mulai ditender, kelengkapan Pemilu yang lainnya menyusul," ujar Ferry, Kamis (24/10).

Dalam lelang pengadaan surat suara ini, lanjut Ferry, terdapat beberapa komponen. Antara lain, tinta, segel, formulir, kotak suara, bilik suara, dan perangkat lain di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sayangnya, meskipun sudah dilakukan Prakualifikasi, Ferry belum mau mengungkapkan perusahaan mana saja yang sudah mulai mengikuti proses pengadaan ini.

Untuk diketahui, berdasarkan jadwal pelaksanaan lelang logistik Pemilu 2014, KPU bakal melaksanakan prakualifikasi yang dimulai tanggal 16 Oktober sampai 13 November 2014.

Berikutnya, proses pelelangan dilakukan tanggal 14 November sampai dengan 16 Desember. Terakhir, penetapan pemenang lelang tender akan diumumkan pada tanggal 17 Desember 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×