kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

KPK tegaskan melarang Golkar tarik iuran caketum


Jumat, 06 Mei 2016 / 08:52 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menegaskan, pihaknya menyarankan pihak Partai Golkar agar menghindari sekaligus melarang praktik politik uang dalam Munaslub, termasuk pungutan iuran Rp 1 miliar bagi calon ketua umum (caketum).

Padahal, Golkar sudah menemui KPK pada Rabu (4/5) lalu untuk meminta saran KPK. Dalam kesempatan itu, KPK melarang penarikan uang dari caketum karena tergolong gratifikasi. 

Panitia penyelenggara Munaslub Partai Golkar akhirnya menyatakan tetap meminta iuran Rp 1 miliar ke para calon ketua umum dengan alasannya sendiri, kendati KPK yang dimintai masukan telah menyarankan agar tidak melakukan itu karena termasuk politik uang dan bisa masuk kategori gratifikasi.

"Mereka minta saran untuk menegakkan etika yang baik. Dan KPK menyarankan agar dihindarkan dan dilarang politik uang, termasuk yang Rp 1 miliar itu," kata Agus Rahardjo.

(Abdul Qodir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×