kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

KPK segera umumkan tersangka baru kasus suap cek pelawat


Senin, 09 Januari 2012 / 12:29 WIB
KPK segera umumkan tersangka baru kasus suap cek pelawat
ILUSTRASI. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (“HOKI”), emiten produsen beras berkualitas merek “Topi Koki” dan “HOKI”, berencana melakukan perubahan/pemecahan nilai nominal per saham Perseroan (stock split) dengan rasio 1:4.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengungkapkan, pihaknya akan segera mengungkapkan tersangka baru terkait kasus suap cek pelawat yang melibatkan isteri mantan Wakil Kapolri Adang Dorodjatun, Nunun Nurbaeti.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah menemukan titik terang terkait kasus tersebut. Hanya saja, ketua KPK yang baru terpilih ini belum mau menerangkan calon tersangka yang dimaksud.

Begitupun dengan kepastian kapan akan diungkapkan ke publik. "Yang pasti bukti-buktinya sudah ada, kita tinggal menunggu waktu yang tepat," kata Abraham, hari ini, Senin (9/1).

Namun, karena beberapa pertimbangan, Abraham lebih memilih untuk tetap merahasiakan calon tersangka yang dimaksud. Salah satu pertimbangannya adalah terkait strategi penyidikan.

Hingga saat ini KPK masih terus mengembangkan kasus suap cek pelawat yang menjerat beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 1999-2004. Mereka diduga telah menerima 480 lembar cek pelawat senilai Rp 24 miliar, yang disebar oleh Nunun.

Adapun tujuan disebarnya travel cheque tersebut agar para anggota dewan tersebut memilih Miranda Goeltom sebagai sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×