kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

KPK periksa keponakan Setya Novanto


Senin, 31 Juli 2017 / 12:47 WIB


Reporter: Teodosius Domina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali keterlibatan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) dalam kasus korupsi KTP-elektronik. Untuk itu, hari ini, Senin (31/7) komisi anti rasuah ini memanggil keponakan Setnov, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Selain Irvanto, KPK juga bakal menggali keterangan dari wiraswasta bernama Toni dan karyawan swasta bernama Yuliana. "Diperiksa untuk tersangka SN," ujar Febri Diansyah juru bicara KPK.

Dalam kesaksian di persidangan terhadap mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto beberapa waktu lalu, Irvanto mengakui ia terlibat dalam proyek KTP-e. Ketika itu ia menjadi dirwktur PT Murakabi Sejahtera yang merupakan salah satu anggota konsorsium peserta lelang.

PT Murakabi sendiri awalnya dimiliki Andi Agustinus alias Andi Narogong. Lantaran Irvanto dan Andi berteman sejak SMA di Bogor, Irvanto bersedia membeli saham PT Murakabi.

Wakil bendahara DPP Partai Golkar ini pun mengakui terlibat dan ikut rapat bersama angota Tim Fatmawati. Tim ini merupakan kelompok yang digagas Andi dan sering berembug untuk mempersiapkan ikut lelang proyek.

Sekadar tahu, Irvanto saat ini juga telah dicegah bepergian luar negeri agar tidak menghambat proses penyidikan di KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×