kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

KPK mulai mengusut anggaran Ujian Nasional


Senin, 29 April 2013 / 15:57 WIB
ILUSTRASI. Kapal penunjang bisnis migas lepas pantai atau RIG, dan kapal tunda penarik tongkang batubara milik PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS)


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengusut masalah anggaran ujian nasional (UN) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan bahwa KPK sudah menindaklanjuti pengaduan soal kekacauan UN yang masuk ke Direktorat Pengaduan Masyarakat itu. 

“Soal UN, tim sedang melakukan  pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket),” kata Johan di kantornya, Senin (29/4).

Meski demikian Johan enggan untuk menjelaskan proses pulbaket yang tengah berjalan. Alasan dia, pulbaket masih dalam tahapan tertutup sehingga belum bisa disampaikan ke publik. Yang jelas, pengusutan KPK itu bukan persoalan keterlambatan UN, tetapi lebih pada persoalan anggaran UN.

 Sebelumnya, KPK dan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendiknas) telah sepakat saling berkoordinasi untuk menuntaskan masalah UN. Pihak Itjen yang dipimpin oleh mantan Komisioner KPK Hayono Umar sudah menyatakan akan segera melaporkan hasil investigasinya kepada KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×