kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

KPK mulai mengusut anggaran Ujian Nasional


Senin, 29 April 2013 / 15:57 WIB
KPK mulai mengusut anggaran Ujian Nasional
ILUSTRASI. Kapal penunjang bisnis migas lepas pantai atau RIG, dan kapal tunda penarik tongkang batubara milik PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS)


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengusut masalah anggaran ujian nasional (UN) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan bahwa KPK sudah menindaklanjuti pengaduan soal kekacauan UN yang masuk ke Direktorat Pengaduan Masyarakat itu. 

“Soal UN, tim sedang melakukan  pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket),” kata Johan di kantornya, Senin (29/4).

Meski demikian Johan enggan untuk menjelaskan proses pulbaket yang tengah berjalan. Alasan dia, pulbaket masih dalam tahapan tertutup sehingga belum bisa disampaikan ke publik. Yang jelas, pengusutan KPK itu bukan persoalan keterlambatan UN, tetapi lebih pada persoalan anggaran UN.

 Sebelumnya, KPK dan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendiknas) telah sepakat saling berkoordinasi untuk menuntaskan masalah UN. Pihak Itjen yang dipimpin oleh mantan Komisioner KPK Hayono Umar sudah menyatakan akan segera melaporkan hasil investigasinya kepada KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×