kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

KPK mulai mengusut anggaran Ujian Nasional


Senin, 29 April 2013 / 15:57 WIB
ILUSTRASI. Kapal penunjang bisnis migas lepas pantai atau RIG, dan kapal tunda penarik tongkang batubara milik PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS)


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengusut masalah anggaran ujian nasional (UN) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juru bicara KPK Johan Budi menegaskan bahwa KPK sudah menindaklanjuti pengaduan soal kekacauan UN yang masuk ke Direktorat Pengaduan Masyarakat itu. 

“Soal UN, tim sedang melakukan  pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket),” kata Johan di kantornya, Senin (29/4).

Meski demikian Johan enggan untuk menjelaskan proses pulbaket yang tengah berjalan. Alasan dia, pulbaket masih dalam tahapan tertutup sehingga belum bisa disampaikan ke publik. Yang jelas, pengusutan KPK itu bukan persoalan keterlambatan UN, tetapi lebih pada persoalan anggaran UN.

 Sebelumnya, KPK dan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemendiknas) telah sepakat saling berkoordinasi untuk menuntaskan masalah UN. Pihak Itjen yang dipimpin oleh mantan Komisioner KPK Hayono Umar sudah menyatakan akan segera melaporkan hasil investigasinya kepada KPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×