kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

KPK menangkap tangan empat orang terkait korupsi


Rabu, 30 Januari 2013 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Varian warna dan spesifikasi Infinix Hot 10s


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan empat orang yang belum diketahui identitasnya. Diduga keempat orang tersebut adalah orang-orang yang tersangkut kasus korupsi.

Berdasarkan pantauan, sekitar pada Rabu (30/1/2013) sekitar pukul 00.15 WIB satu unit mobil Nissan X-Trail memasuki parkiran belakang gedung KPK. Seorang pria berjaket hitam diturunkan dengan kawalan dua petugas KPK dari mobil bernomor polisi B 1700 RFV itu.

Berselang lima menit, sebuah mobil jenis Innova menurunkan tiga orang lain yang juga dikawal petugas di parkiran depan gedung KPK. Salah satu di antara ketiga orang tersebut adalah perempuan.

Salah satu dari tiga orang yang ditangkap tangan petugas KPK pada Selasa (29/1/2013) malam adalah pengusaha ekspor impor daging.

Sumber di KPK menyebutkan, pria berinisial A tersebut adalah pengusaha dari PT Indoguna Utama. Perusahaan tersebut diketahui beralamat di Jalan Taruna No 8, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Ia ditangkap bersama seorang perempuan muda berinisial R serta sopir A yang berinisial S di Hotel Le Meridien, Jakarta. Belum diketahui peran R, perempuan yang mengenakan baju berwarna biru dan rok berwarna serupa, saat tiba di KPK. Ketiganya diduga akan melakukan penyuapan.

Petugas KPK menemukan tumpukan uang lembaran Rp 100.000 dalam dua kantong plastik putih bersama ketiganya. Selain itu, terdapat dua buku tabungan.

Penangkapan A sekaligus membenarkan informasi yang menyebutkan terjadinya penyegelan atas sebuah kantor perusahaan swasta di Jalan Taruna, Pondok Bambu, Jaktim. Seorang rekan A bernama Leonardo pada dini hari tadi mendatangi KPK untuk mendapatkan konfirmasi seputar penyegelan tersebut. (Imanuel More/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×