kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.933   33,00   0,18%
  • IDX 6.339   -1,46   -0,02%
  • KOMPAS100 837   -2,47   -0,29%
  • LQ45 632   -4,15   -0,65%
  • ISSI 218   -0,35   -0,16%
  • IDX30 356   -2,11   -0,59%
  • IDXHIDIV20 441   -2,08   -0,47%
  • IDX80 95   -0,52   -0,55%
  • IDXV30 119   0,19   0,16%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

KPK kaji efek tukar guling saham Mitratel


Rabu, 24 Juni 2015 / 09:51 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kontroversi tukar guling saham anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), yaitu PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dengan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)  berlanjut.

Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirimkan surat ke Kementerian BUMN terkait kajian kerugian jika tukar guling itu dilakukan. "Sebelumnya, kami sudah mendiskusikan dengan direksi dan komisaris Telkom atas dampak tukar guling saham ini," kata Johan Budi, Plt Wakil Ketua KPK, Selasa (23/6).

Sayangnya, Johan enggan menyebutkan  hasil pembicaraan dengan Telkom akibat tukar guling saham tersebut. Yang jelas, menurut Plt Ketua Pimpinan Indriyanto Seno Adji, bila tukar guling saham itu dilakukan, KPK bakal mendalami secara hukum transaksisnya dan bakal melakukan penyelidikan lebih jauh bila ada laporan dari masyarakat.

Catatan saja, opsi share swap saham Mitratel dengan TBIG oleh sebagian kalangan dinilai sebagai jalan terbaik bagi Telkom membesarkan bisnis menara. Sebab, Telkom punya kesempatan jadi pemegang saham di TBIG, perusahaan menara terbesar di Indonesia. Selain itu, Telkom tidak akan terus dibebani biaya modal yang nilainya Rp 1,5 triliun–Rp 2 triliun per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×