kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Konsumsi Pertalite Meroket, Pembatasan Pembelian Belum Bisa Dilakukan


Senin, 12 September 2022 / 18:06 WIB
ILUSTRASI. Konsumsi Pertalite terus naik


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konsumsi BBM Subsidi Pertalite terus meningkat. Kendati demikian, kebijakan pembatasan pembelian Pertalite masih belum bisa dilakukan.

Anggota Komite Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas Saleh Abdurrahman menjelaskan, implementasi pembatasan pembelian Pertalite masih harus menanti terbitnya aturan Revisi Perpres 191/2014.

"Saya belum tahu kapan akan terbit. Sebelum terbit, kami belum bisa memberlakukan pembatasan kepada konsumen tertentu," ujar Saleh kepada Kontan, Senin (12/9).

Saleh pun menghimbau agar masyarakat dapat melakukan registrasi melalui MyPertamina.

Baca Juga: Masih Jumbo, Belanja Subsidi Energi di Tahun 2023 Disepakati Rp 211,9 Triliun

Selain itu, upaya menjaga konsumsi Pertalite saat ini hanya bisa dilakukan dengan mendorong peningkatan konsumsi BBM non subsidi.

Apalagi, saat ini konsumsi Pertalite sudah mencapai di atas 84% hingga awal September 2022. Dengan demikian, besaran konsumsi ini setara 19,36 juta kl dari total kuota tahun ini yang mencapai 23,05 juta kl.

Sebelumnya, Saleh meyakini proses revisi Perpres 191/2014 pasti mempertimbangkan banyak hal. Kehadiran regulasi ini dinilai bisa menjadi dasar implementasi pembatasan pembelian Pertalite.

"Sehingga dasar itu bisa digunakan oleh BPH Migas untuk mengatur siapa yang berhak, CC berapa yang berhak untuk mendapatkan Pertalite misalnya," pungkas Saleh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×