CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.541   -117,00   -0,66%
  • IDX 6.667   -19,42   -0,29%
  • KOMPAS100 876   -1,22   -0,14%
  • LQ45 663   -2,65   -0,40%
  • ISSI 234   0,07   0,03%
  • IDX30 369   -2,88   -0,77%
  • IDXHIDIV20 456   -2,54   -0,55%
  • IDX80 100   -0,28   -0,28%
  • IDXV30 127   -0,33   -0,26%
  • IDXQ30 118   -0,64   -0,54%

Konsumen ajukan permohonan PKPU terhadap Kampoeng Kurma di PN Jakarta Pusat


Kamis, 23 Januari 2020 / 16:26 WIB
ILUSTRASI. Tawaran investasi agribisnis lahan dan kebun tanaman kurma oleh Kampoeng Kurma


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Noverius Laoli

Investasi Kampoeng Kurma mulai marak dikenal di 2018. Dengan menjanjikan pembangunan wilayah perkebunan kurma dengan berbagai fasilitas, Kampung Kurma juga menjanjikan kesepakatan investasi bertema syariah dan bebas riba.

Saat ini Kavling Kampoeng Kurma tersebar di enam wilayah, yakni di Cirebon, Tanjung Sari, Sirna Sari, Jasinga Bogor, Cipanas Lebak Banten dan Banten Selatan.

Baca Juga: Satgas Waspada Investasi: Bisnis perkebunan berisiko tinggi!

Beberapa produknya seperti penjualan lahan atau kavling yang akan ditanami pohon kurma, ada juga perumahan yang menjanjikan berbagai fasilitas mulai dari masjid, pesantren, pacuan kuda dan fasilitas lainnya dengan nuansa islami. 

Ada juga produk syariah (Prosyar) yang menawarkan paket kavling tanah seluas 400-500 meter untuk ditanami pohon kurma, dan termasuk investasi kavling kolam lele dengan 10.000 bibit. Kabarnya, harga yang dibandrol mulai dari Rp 99 juta per kavling.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×