kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Komisi XI bingung asumsi pertumbuhan ekonomi 5,2%


Kamis, 09 Juni 2016 / 16:05 WIB
Komisi XI bingung asumsi pertumbuhan ekonomi 5,2%


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam Panja asumsi makro RAPBN-P 2016 oleh Badan Anggaran (Banggar) membingungkan Komisi XI Dewan Perwaklan Rakyat (DPR). Pasalnya, Komisi XI sebelumnya memutuskan untuk asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1%.

Menurut Wakil Ketua Komisi XI Achmad Hafish Tohir, perubahan itu dinilai membingungkan. Karena komisi XI harus mulai membahas anggaran untuk sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L).

"Apakah, kita harus membahas anggaran menggunakan asumsi yang kita sepakati, atau yang ditetapkan Banggar," ujar Achmad, kepada Menteri Keuangan dalam rapat kerja hari ini, Kamis (9/6) di Jakarta.

Akibat hal itu, rapat kerja yang mengagendakan pembahasan Rencana Kerja Angaran Kementerian/Lembaga (K/L) harus di skors beberapa waktu. Komisi XI ingin mendapatkan kepastian angka pertumbuhan yang akan digunakan.

Hal itu didukung oleh anggota Komisi XI lainnya, seperti anggota dari fraksi Partai Golkar Airlangga Hartarto. Airlangga menyayangkan perubahan angka pertumbuhan di Banggar. Ia berharap pemerintah bisa konsisten mempertahankan angka pertumbuhan yang telah disepakati bersama.

Namun demikian, Komisi XI juga menyadari bahwa ada proses komunikasi yang tidak berjalan antara fraksi di Komisi XI dengan yang ada di Banggar. Selain itu, Komisi XI juga menilai komunikasi diantara pemerintah juga harus lebih baik, agar tidak ada perbedaan persepsi antara Banggar dan Komisi XI.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×