kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kominfo kejar pembangunan sebanyak 4.000 BTS


Selasa, 15 Oktober 2019 / 18:03 WIB
Kominfo kejar pembangunan sebanyak 4.000 BTS
ILUSTRASI. Kominfo kejar pembangunan sebanyak 4.000 BTS

Sumber: Kompas.com | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaringan kabel serat optis Palapa Ring telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Infrastruktur yang kerap disebut sebagai " tol langit" ini akan membawa koneksi internet kecepatan tinggi dengan menggunakan fiber optic ke pelosok Indonesia. 

Meski sudah beroperasi, pemerintah mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang belum tuntas, terutama menyangkut sarana pemancar sinyal (BTS).

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Achmad Latif, mengatakan bahwa setelah ini, pemerintah akan mengejar pembangunan sebanyak 4.000 BTS di 2020 mendatang. 

Baca Juga: Tingkatkan konektivitas, Kominfo dorong pembangunan BTS dan satelit

"Presiden sudah sampaikan di forum akan menuntaskan 4.000 BTS. Inilah yang akan berdampak langsung pada masyarakat supaya sinyalnya betul-betul 4G," ungkap Anang dalam acara Forum Merdeka Barat 9, di kantor Kemenkominfo, Selasa (15/10). 

Anang menambahkan bahwa dari 4.000 BTS tersebut ditargetkan sebanyak 500 BTS yang selesai dibangun hingga akhir tahun 2019 ini. Kemudian 3.500 BTS yang tersisa diharapkan rampung pada 2020 mendatang. 

Rencananya seluruh BTS tersebut akan dibangun oleh BAKTI dengan mengandalkan dana USO. Anang mengatakan setengah dari 4.000 BTS yang direncanakan akan dibangun di wilayah Papua dan Papua Barat. 

Baca Juga: "Tol Langit" diresmikan, Jokowi ingatkan jangan dipakai sebar hoaks

"Rancangannya itu sudah dikumpulkan dari semua kepala dinas kabupaten, beserta beberapa bupati yang kami kumpulkan. Karena untuk lokasi tentunya berdasarkan dari usulan mereka. 500 BTS dieksekusi tahun ini," kata Anang. 

Ia menambahkan sejauh ini pembangunan BTS memang diprioritaskan untuk daerah perbatasan dan 3T. Meski begitu, menurut Anang, bukan berarti daerah lain kemudian diabaikan. Ia mengatakan masih ada titik-titik yang menjadi target untuk dibangunnya BTS oleh pemerintah. 

"Masih banyak lokasi lain yang perlu di-cover. Contohnya di daerah Natuna, potensinya ada tapi sinyalnya tidak ada. Tapi 50 persen dari 4.000 BTS itu ada di Papua dan Papua Barat," ungkap Anang. 

Baca Juga: Palapa Ring diresmikan, BAKTI: Tiga operator selular siap masuk

"Sekarang fokusnya ke perbatasan dan 3T, diprioritaskan awal ya, bukan berarti daerah lain tidak dibangun. NTT juga banyak lokasi yang masih blank spot," kata Anang. (Yudha Pratomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Palapa Ring, Kominfo Kejar Pembangunan 4.000 BTS"



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×