kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

KMP tak akan jegal pelantikan Jokowi-JK


Rabu, 08 Oktober 2014 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Ganja Medis yang Penting untuk Kesehatan. REUTERS/Anthony Bolante


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhie Prabowo mengatakan, Koalisi Merah Putih (KMP) tidak akan menggunakan kekuasaan yang diperoleh di MPR untuk menjegal pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla. Paket pimpinan MPR yang diajukan Koalisi Merah Putih memenangkan pemungutan suara dalam sidang paripurna pemilihan pimpinan MPR, Rabu (8/10) dinihari. 

"Dari pertama kami sudah sampaikan, tidak ada upaya penjegalan terhadap pemerintahan terpillih," ujar Edhie, saat ditemui seusai pelantikan pimpinan MPR, di Gedung MPR, Senayan, Rabu.

Edhie mengatakan, upaya penjegalan adalah hal yang inkonstitusional, tidak sesuai dengan aturan dan bertentangan dengan prinsip demokrasi. 

"Tidak ada bicara kalah di sini, jegal di sini. Kita harus membuat pemerintahan berjalan baik. Karena dengan pemerintahan yang baik, kehidupan masyatakat juga semakin membaik," kata Edhie. 

Sebelumnya, secara terpisah, Zulkifli Hasan, yang terpilih sebagai Ketua MPR, juga membantah isu yang menyebutkan KMP akan menggunakan kekuasaan di MPR, untuk menjegal pelantikan presiden pada 20 Oktober mendatang. 

Sebagai Ketua MPR yang baru, Zulkifli justru bertekad untuk mempersatukan koalisi-koalisi yang ada dalam pemerintahan. Menurut dia, tugas MPR adalah sebagai perekat persatuan dan kesatuan lembaga tinggi negara. (Abba Gabrillin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×