kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.537   7,00   0,04%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Kinerja Impor Diperkirakan Terus Membaik Di Tengah Rupiah Melemah


Senin, 24 Maret 2025 / 13:25 WIB
Kinerja Impor Diperkirakan Terus Membaik Di Tengah Rupiah Melemah
ILUSTRASI. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/nz. Kinerja Impor diperkirakan terus membaik seiring dengan pemulihan industri manufaktur dan investasi di dalam negeri.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja Impor diperkirakan terus membaik seiring dengan pemulihan industri manufaktur dan investasi di dalam negeri. Meski demikian, kinerja impor yang membaik ini akan menghadapi tekanan pelemahan nilai tukar rupiah.

Senin (24/3) pukul 10.36 WIB, rupiah spot berada di level Rp 16.590 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,53% dibanding penutupan Jumat (21/3) yang berada di Rp 16.502 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, mengingat harga komoditas dunia serta barang impor mengalami penurunan, dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap kinerja impor yang meningkat dapat tertahan.

Baca Juga: Harga Minyak Bisa Tekan Kinerja Impor

“Jadi pertumbuhan impor masih bisa terjaga,” kata Josua dikutip Senin (24/3).

Akan tetapi, Josua melihat apabila pelemahan rupiah terus berlanjut, maka akan ada potensi risiko pelemahan impor.

Disisi lain, inflasi juga bisa terkerek akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut.

Ia melihat, inflasi dari sisi supply sudah mulai mengejar inflasi dari sisi demand. Artinya jika pelemahan terus berlanjut maka bisa ada risiko pass through.

Ini yang disebut imported inflation,” jelasnya.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, kinerja impor pada Februari 2025 mencapai US$ 18,86 miliar, atau meningkat 5,18% month to month (mtm), bila dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai US$ 17,94 miliar.

Baca Juga: Gapki: Kenaikan Pajak Impor India akan Pengaruhi Kinerja Ekspor CPO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×