kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.827   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kinerja ekspor April melempem, ini penyebabnya


Rabu, 15 Mei 2019 / 14:07 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja ekspor Indonesia selama bulan April 2019 merosot. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor sepanjang April 2019 hanya US$ 12,6 miliar.

Angka itu turun 10,8% dibanding bulan sebelumnnya dan turun lebih tajam 13,1% year on year (yoy). Penurunan ekspor April dibanding Maret, disebabkan oleh penurunan ekspor migas sebesar 34,95% dan ekspor nonmigas 8,68%.

"Penurunan ekspor polanya hampir sama, setiap bulan April mengalami penurunan," kata Kepala BPS Suhariyanto, Rabu (15/5). 
Ekspor April 2019 yang sebesar US$ 12,6 miliar, lebih rendah dibanding nilai ekspor April 2018 dan 2017.

BPS juga mencatat, ekspor berdasarkan sektornya mengalami penurunan baik secara bulanan maupun tahunan. 

Di sektor migas, nilai ekspor turun 34,95% month to month (mtm), terutama karena penurunan hasil minyak dan gas dan turun 37,06% yoy terutama karena penurunan pada minyak mentah, gas, dan hasil minyak.

Di sektor pertanian, ekspor turun 6,74% mtm. Ini karena penurunan ekspor hasil hutan bukan kayu lainnya, buah-buahan, mutiara hasil budidaya, dan tanaman obat aromatik dan rempah-rempah. Secara tahunan, ekspor pada sektor ini turun 15,88% yoy karena penurunan ekspor jagung, dan biji kakao.

Di sektor pengolahan, ekspor tercatat turun 9,04% mtm karena penurunan logam dasar mulia termasuk perhiasan, minyak kelapa sawit, besi baja, dan peralatan listrik. Secara yoy, ekspor pada sektor ini turun 11,82%.

Sementara di sektor pertambangan, ekspor tercatat turun 7,31% yoy. "Ini karena batubara, bijih tembaga, liknid, dan bijih besi," tambah Suhariyanto. 

Secara yoy, ekspor pertambangan turun 6,5%.

Secara total, nilai ekspor Januari-April 2019 mencapai US$ 53,2 miliar, turun 9,39% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×