kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Keputusan Ganti Rugi di Tangan Presiden


Selasa, 30 Juni 2009 / 16:46 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Warga Siring Barat, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo harus gigit jari. Sebab, meskipun lumpur dan air terus menyembur di rumah warga sejak pekan lalu, namun hingga hari ini kepastian ganti rugi belum juga di dapat.

Kepala BPLS Sunarso menyatakan belum dapat memberikan ganti rugi kepada warga yang mukim di lokasi semburan baru. Pasalnya, wilayah tersebut berada di luar peta terdampak yang ketentuan ganti ruginya belum diatur dalam Keppres Nomor 14 Tahun 2007. "Harus ada revisi Keppres lebih dulu untuk memberikan ganti rugi," katanya kepada Kontan, Selasa (30/6).

Sunarso mengakui semburan terus meluas dan menggenangi perumahan warga, namun penentuan untuk memberikan ganti rugi berada pada pemerintah pusat. "Kami hanya pelaksana, keputusan dari Jakarta, Presiden," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×