kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.929   29,00   0,16%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Kepemilikan properti asing, DJP tunggu kajian BPN


Selasa, 23 Juni 2015 / 20:09 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah sedang menggodok revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 1996 tentang Hak Pakai Properti oleh Warga Negara Asing. Dengan revisi tersebut pemerintah rencananya bakal mengijinkan warga negara asing sebagai pemilik properti di Indonesia.

Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito mengatakan, pihaknya menunggu kajian dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk kepemilikan properti asing. Pasalnya nantinya akan diatur bahwa kepemilikan properti asing tersebut harus di atas hak pakai.

"Tunggu BPN. Mereka yang menentukan," ujarnya, Selasa (23/6). Namun, pemerintah akan tetap pada kesepakatan bahwa orang asing hanya boleh membeli apartemen yang mewah dan tidak boleh yang murah.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sebelumnya menjelaskan kepemilikan asing hanya boleh terjadi pada apartemen dan bukan landed house. Menurut Bambang, apartemen yang dapat dikuasai asing hanya apartemen yang masuk dalam kategori apartemen mewah dengan harga minimum tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×