kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.049   49,00   0,27%
  • IDX 5.699   -241,63   -4,07%
  • KOMPAS100 751   -34,47   -4,39%
  • LQ45 568   -20,53   -3,49%
  • ISSI 197   -9,02   -4,38%
  • IDX30 323   -10,92   -3,27%
  • IDXHIDIV20 401   -10,64   -2,58%
  • IDX80 85   -3,59   -4,05%
  • IDXV30 110   -3,72   -3,28%
  • IDXQ30 105   -3,28   -3,04%

Kenaikan Harga Cabai hingga Beras Sumbang Inflasi pada Awal Tahun 2023


Minggu, 08 Januari 2023 / 14:37 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menjual cabai di Pasar Senen, Jakarta, Senin (26/12/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal tahun 2023, Bank Indonesia (BI) melihat inflasi indeks harga konsumen (IHK) melandai secara bulanan alias month on month (MoM). 

Berdasarkan survei pemantauan harga BI pada minggu pertama Januari 2023, inflasi pada bulan laporan diperkirakan sebesar 0,40% MoM. Ini lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Desember 2022 yang pada waktu itu tercatat 0,66% MoM. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, komoditas utama penyumbang inflasi pada periode tersebut yaitu cabai rawit, cabai merah, bawang merah, dan beras. 

"Cabai rawit mengalami inflasi sebesar 0,08% MoM, cabai merah mengalami inflasi 0,06% MoM, bawang merah 0,04% MoM, dan beras 0,03% MoM," tulis Erwin, Jumat (6/1). 

Baca Juga: Ekonom Perkirakan Cadangan Devisa di 2023 Sentuh US$ 140 Miliar,

Selain keempat komoditas tersebut, ada juga daging ayam, emas perhiasan, dan rokok kretek filter yang mencatat inflasi sebesar 0,02% MoM. Pun komoditas tahu mentah, bawang putih, dan tarif air minum PAM masing-masing mencatat inflasi 0,01% MoM. 

Sebaliknya, ada sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga (deflasi), sehingga menghambat laju inflasi. 

Komoditas yang turun harga adalah bensin sebesar 0,06% MoM, telur ayam ras sebesar 0,02% MoM, dan tarif angkutan udara sebesar 0,01% MoM. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×