kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kemristek Bikin Alat Sensor Elpiji


Selasa, 10 Agustus 2010 / 14:30 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Negara Riset dan Teknologi telah membuat sensor mendeteksi kebocoran elpiji. Namun, alat itu belum bisa diproduksi banyak.

Menurut Menteri Negara Riset dan Teknologi Suharna Surapranata, biaya produksi cukup mahal yakni Rp 50.000 lebih. "Sebab, komponen alat sensor itu dibeli dari luar negeri," ujar Suharna usai menghadiri pelantikan Duta Besar ntuk negara sahabat di Istana Negara, Selasa (10/8).

Tapi, dia mengatakan, jika alat sensor itu diproduksi massal, biayanya bisa turun. "Apalagi itu belum dihitung nilai keekonomiannya," kata kader Partai Keadilan Sejahtera itu.

Saat ini, Kementerian Riset dan Teknologi sudah menghasilkan 10 unit alat sensor itu. Alat ini dipasang di tabung elpiji. Jika alat ini berbunyi, telah terjadi aliran gas dari tabung elpiji maupun komponen lain seperti selang dan katup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×