kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.887   40,00   0,22%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Kempar andalkan MPD untuk menghitung turis asing


Rabu, 23 Januari 2019 / 22:02 WIB


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pariwisata (Kempar) tengah mengembangkan program Mobile Positioning Data (MPD), Sustainable Tourism Program, dan Homestay-Desa Wisata. Program MPD ini dapat menghitung jumlah wisatawan mancanegara dengan teknologi digital.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, karena dikerjakan dengan teknologi, MPD bekerja 24 jam alias non stop. Teknologi ini ia klaim jauh lebih update daripada survei maupun sensus yang digunkan selama ini. 

“Jauh lebih akurat, lebih mudah, lebih murah, dan tidak ada campur tangan manusia,” ujar Arief dalam siaran pers, Rabu (23/1).

Ia menjelaskan MDD prinsipnya pergerakan mobile cellular sama dengan pergerakan orang. Setiap ponsel punya identitas yang kerap dinamai Internet Protocol (IP), selain nomor teleponnya. Signal ponsel akan ditangkap oleh BTS atau mobile antena meskipun tidak melakukan pembicaan ataupun mengirim teks.

“Dari situ kami bisa mendapatkan data yang akurat, bukan hanya jumlah, tetapi juga profile data pengunjung, lama tinggal, frekuensi berkunjung, sampai ke negara originasi atau asal negaranya mana,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×