kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemhub tidak terapkan ganjil genap saat mudik 2017


Jumat, 26 Mei 2017 / 18:53 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pemerintah memutuskan tidak menerapkan sistem ganjil genap di jalan yang akan dilalui pada arus mudik dan balik Lebaran 2017. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan dua pertimbangan.

Pertama, waktu mudik dan balik Lebaran 2017 yang tinggal sebulan lagi. Masalah tersebut dikhawatirkan akan membuat sosialisasi ke masyarakat kurang. "Kami khawatir kalau tetap diberlakukan nantinya malah akan menjebak masyarakat," katanya di Jakarta, Jumat (26/5).

Pertimbangan kedua, lintasan jalan. Budi mengatakan, lintasan jalan yang digunakan untuk arus mudik dan balik panjang. Sementara itu, kebijakan penerapan nomor ganjil dan genap biasanya diterapkan untuk panjang lintasan tertentu. "Ini dilema," katanya.

Sebagai ganti agar kemacetan saat mudik dan Lebaran bisa dikurangi dan bahkan dicegah, Budi mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan rekayasa lalu lintas di simpul-simpul kemacetan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×