kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kementerian Sosial minta tambahan anggaran


Selasa, 21 Maret 2017 / 22:28 WIB
Kementerian Sosial minta tambahan anggaran


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Sosial meminta agar pemerintah bisa menambah anggaran bantuan pangan non tunai. Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial mengatakan, total tambahan anggaran yang diminta kementeriannya mencapai Rp 300 miliar.

Tambahan dana tersebut akan digunakan untuk mempersiapkan program bantuan pangan non tunai yang cakupannya pada tahun 2018 nanti akan ditambah dari yang saat ini hanya untuk 1,2 juta menjadi 10 juta keluarga penerima. Khofifah mengatakan, perluasan cakupan tersebut memerlukan persiapan matang.

"Ini untuk e-warong yang digunakan untuk melayani penyaluran program tersebut, kalau kartu dan lain sebagainya sudah dari pihak bank," katanya di Komplek Istana Negara, Selasa (21/3).

Khofifah mengatakan, kalau dipenuhi, tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk pendirian e-warong. Setidaknya, akan ada 10 ribu e-warong yang akan dipersiapkan untuk penyaluran bantuan pangan non tunai tahun 2018 nanti.

Setiap e-warong, memerlukan dana sebesar Rp 30 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×