kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kementerian PUPR kembali gelar event tahunan konstruksi Indonesia


Kamis, 25 Oktober 2018 / 14:26 WIB
Kementerian PUPR kembali gelar event tahunan konstruksi Indonesia
ILUSTRASI. PUPR kembali gelar event Konstruksi Indonesia 2018


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menghadirkan event tahunan Konstruksi Indonesia 2018 yang akan digelar pada 31 Oktober sampai 2 November 2018. Kegiatan ini akan berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta.

Dirjen Bina Konstruksi PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan, ajang ini dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur terutama dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM) konstruksi serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi.

Acara ini juga akan berdampingan dengan pameran Indonesia Infrastructure Week 2018. Dalam kegiatan Konstruksi Indonesia 2018 ini akan menampilkan ribuan produk inovatif solusi bangunan dan konstruksi, seminar serta akan dilakukan sertifikasi massal 12.000 tenaga kerja konstruksi yang akan diserahkan Presiden Joko Widodo pada saat pembukaan nanti.

Menurut Syarif, tugas besar untuk menciptakan tenaga kerja konstruksi bersertifikat tidak mungkin dilakukan sendiri oleh pemerintah. Stakeholder konstruksi, bersama masyarakat dan pemerintah harus bahu membahu meningkatkan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja konstruksi dalam menghadapi era liberalisasi perdagangan jasa.

"Apalagi mengingat pada tahun 2018-2019, target pembinaan tenaga kerja konstruksi Indonesia adalah 3.324.177 per tahun untuk pemenuhan kompetensi tenaga kerja konstruksi, tentu bukan tugas yang mudah," kata Syarif, di Kementerian PUPR Jakarta, Kamis (25/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×