kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -10,57   -0,17%
  • KOMPAS100 791   -1,94   -0,24%
  • LQ45 606   -1,99   -0,33%
  • ISSI 212   0,14   0,07%
  • IDX30 336   -1,44   -0,43%
  • IDXHIDIV20 427   0,76   0,18%
  • IDX80 90   -0,21   -0,23%
  • IDXV30 116   0,42   0,36%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Kementerian Keuangan Ingatkan Pembatasan BBM Bersubsidi


Jumat, 16 Juli 2010 / 16:18 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kuota bahan bakar minyak bersubsidi sudah terserap hampir 50%. Karena itu, Kementerian Keuangan memberi lampu kuning bagi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati memaparkan, konsumsi BBM bersubsidi sampai dengan Mei 2010 telah mencapai 15,4 juta kiloliter (kl). Angka itu sama dengan 42,1% dari pagu anggaran sebesar 36,5 juta kl. Dari jumlah itu pengguna BBM bersubsidi paling besar adalah kendaraan roda dua.

Dengan kuota yang kian menipis itu, Anny mengingatkan Kementerian ESDM untuk segera membatasi pemakaian BBM bersubsidi. "Setiap kenaikan 1 juta kl akan menambah subsidi sebesar Rp 1,9 triliun," katanya.

Hingga kini, Kementerian ESDM masih menggodok skema pembatasan BBM. Salah satu usulan kementerian adalah membatasi penggunaan BBM bersubsidi bagi mobil keluaran tahun 2005 ke atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×