kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.953   -89,00   -0,49%
  • IDX 6.348   28,77   0,46%
  • KOMPAS100 835   3,37   0,41%
  • LQ45 634   -0,87   -0,14%
  • ISSI 220   2,02   0,93%
  • IDX30 356   -0,88   -0,25%
  • IDXHIDIV20 435   -3,13   -0,71%
  • IDX80 95   0,24   0,26%
  • IDXV30 120   -0,54   -0,45%
  • IDXQ30 114   -0,36   -0,32%

Kementerian Keuangan Ingatkan Pembatasan BBM Bersubsidi


Jumat, 16 Juli 2010 / 16:18 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kuota bahan bakar minyak bersubsidi sudah terserap hampir 50%. Karena itu, Kementerian Keuangan memberi lampu kuning bagi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati memaparkan, konsumsi BBM bersubsidi sampai dengan Mei 2010 telah mencapai 15,4 juta kiloliter (kl). Angka itu sama dengan 42,1% dari pagu anggaran sebesar 36,5 juta kl. Dari jumlah itu pengguna BBM bersubsidi paling besar adalah kendaraan roda dua.

Dengan kuota yang kian menipis itu, Anny mengingatkan Kementerian ESDM untuk segera membatasi pemakaian BBM bersubsidi. "Setiap kenaikan 1 juta kl akan menambah subsidi sebesar Rp 1,9 triliun," katanya.

Hingga kini, Kementerian ESDM masih menggodok skema pembatasan BBM. Salah satu usulan kementerian adalah membatasi penggunaan BBM bersubsidi bagi mobil keluaran tahun 2005 ke atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×