kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Kemenlu telusuri dugaan WNI dalam video ISIS


Minggu, 08 Maret 2015 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah tidak akan menerima pendanaan transisi energi jika bunganya tinggi.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia langsung menelusuri dugaan adanya WNI yang terlibat dalam aksi ISIS sebagaimana beredar dalam video pemenggalan terhadap seorang mata-mata Presiden Bashar Al Asyad dalam akun Facebook WN Malaysia.

"Terkait berita tersebut kami sudah tanyakan ke (pihak) Malaysia," kata Juru Bicara Kemenlu Indonesia, Armanatha Nasir (Tata), Minggu (8/3).

Untuk diketahui, sebelumnya akun Facebook bernama Abu Hamzah Al-Fateh mengunggah video pemenggalan oleh ISIS pada 22 Februari lalu. Setelah ditelusuri lebih jauh oleh pihak yang berwenang, dikabarkan, pemilik akun Facebook tersebut bernama Muhamad Wanndy bin Muhamad Jedi dari Melaka. Adapun WN Malaysia lain dalam video tersebut yakni Mohd Faris bin Anuar dari Kedah.

Mengenai dugaan keterlibatan WN Indonesia yang juga berada dalam tayangan video tersebut, Tata mengaku belum mendapat informasi rinci dan pemerintah Malaysia. Sebab yang baru teridentifikasi yakni identitas pemilik akun adalah warga Malaysia.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan Malaysia, sudah mencari kebenarannya. Tetapi sampai sekarang belum ada kabar lagi," ujarnya. (Edwin Firdaus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×