kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Kemenko Perekonomian berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia akan pulih di kuartal III


Rabu, 05 Agustus 2020 / 14:45 WIB
Kemenko Perekonomian berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia akan pulih di kuartal III
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 telah memukul  Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 minus 5,32%. 

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 masih tumbuh positif sekitar 2,97%. 

Baca Juga: Pertumbuhan ekonomi minus 5,32% terburuk sejak 1999, seberapa buruk ketika itu?

Menurut Airlangga, meski terkontraksi, namun jika dibandingkan dengan negara lain seperti Amerika Serikat yang tumbuh negatif 9,2% pada kuartal II-2020, kontraksi ekonomi pada kuartal II-2020 tidak sedalam negara-negara lainnya. 

“Memang pertaruhannya bagi Indonesia adalah bagaimana kita di kuartal III-2020 terjadi recovery atau pembalikan,“ ujar Menko dalam konferensi daring, Rabu (5/8). 

Airlangga juga berharap adanya efek perbaikan dari ekonomi global baik itu dari China maupun negara lainnya yang pulih terlebih dahulu. 

Menko menambahkan, berbagai institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi global 2020 terkontraksi -6% sampai -6,7% dan Indonesia berada dalam kisaran -3,9% pada 2020. 

Sedangkan pemerintah Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 ada di kisaran 0,5% sampai 1%. 

Baca Juga: Konsumsi rumah tangga tumbuh negatif 5,51% yoy di kuartal II-2020, simak pemicunya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×