kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Kemenkeu tepis kabar penggeseran Dirjen Bea Cukai


Senin, 02 Maret 2015 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. -iOS 17 Rilis Tanggal Segini, ini Daftar iPhone yang Mendapatkan Update Tersebut


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menepis kabar penunjukan jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Kemenkeu menggantikan posisi Agung Kuswandono. Kemenkeu memastikan posisi Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu hingga kini masih ditempati oleh Agung Kuswandono.

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, Keputusan Presiden (Kepres) mengenai pengangkatan Agung untuk menempati posisi Dirjen Bea Cukai, masih berlaku hingga saat ini. Presiden belum mengeluarkan Kepres baru mengenai pencopotan Agung dari posisi nomor satu di Ditjen Bea dan Cukai tersebut.

Ia memastikan, penunjukan eselon I di Kemenkeu akan dilakukan secara transparan, sebagaimana proses penunjukan langsung Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito menggantikan Fuad Rahmany yang disaring melalui Panitia Seleksi (Pansel) Dirjen Pajak yang ketentuannya diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Tenang saja, kalau itu eselon I itu ada pansel-nya. Ketentuannya berlaku," kata Kiagus, Senin (2/3). Pansel baru baru dibentuk setelah Presiden menerbitkan Kepres baru.

Sebelumnya Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mengungkapkan, sejumlah posisi strategis di Kementerian atau Lembaga masih kosong salah satunya, posisi Dirjen di Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Kemaritiman. Yuddy mengatakan, Agung Kuswandono direkomendasikan untuk mengisi posisi tersebut.

Berembus pula kabar bahwa wacana pergeseran sejumlah jabatan di Ditjen Bea dan Cukai tersebut didasarkan pada deal-deal bermuatan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). Kiagus pun membantah hal tersebut. "Secara formalnya, sekarang beliau masih di Ditjen Bea dan Cukai. Bahwa nanti beliau akan dipindah itu kebijakan pimpinan," tambah Kiagus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×