kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Kemenkeu proyeksikan ekonomi pada 2021 tetap tumbuh meski di tengah ketidakpastian


Rabu, 29 Juli 2020 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Warga memlih makanan dan minuman saat berbelanja di Pasar Swalayan di Bandung, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/ama.


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Kebijakan Fiskal  (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berat.

BKF bahkan menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia terancam bergerak dari skenario berat menuju skenario sangat berat pada tahun 2020 ini akibat dampak pandemi corona atau Covid-19 yang memukul seluruh aspek membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sangat berat.

Baca Juga: Ini faktor penentu pertumbuhan ekonomi pada 2021

Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) BKF Kemenkeu, Hidayat Amir menyatakan pertumbuhan ekonomi tahun 2020 akan berhadapan dengan resesi akibat Covid-19.

Bahkan Amir menyebut, dampak pandemi ini telah mengubah arah ekonomi global secara drastis dari optimisme perbaikan menjadi resesi.

BKF turut memproyeksikan di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 4,5% sampai 5,5%. Adapun laju inflasi di tahun 2021 bergerak di kisaran 2% sampai 4% dengan outlook 3,0% yoy.

Baca Juga: Strategi Satgas tingkatkan serapan insentif pada dunia usaha

Menurutnya, pertumbuhan tersebut masih dipengaruhi oleh dampak Covid-19. “Tahun 2021 diperkirakan terjadi pemulihan meski ketidakpastian juga masih tinggi,” Ujar Amir saat media visit Kontan melalui konferensi daring, Rabu (29/7).




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×