kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kemenkeu prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2020 sebesar 4,52% - 4,68%


Jumat, 17 April 2020 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di area bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/10/2019). Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 160 juta Dolar AS pada September 2019 yang terjadi karena nilai eks


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Setali tiga uang, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh berbagai instansi menunjukan divergensi di tengah tingginya ketidakpastian. Bank Dunia meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berkisar -3,5%-2,1%.

Prediksi lainnya datang dari Asian Development Bank (ADB) sebesar 2,5%, Moody’s senilai 3%, dan International Monetary Fund (IMF) yakni 0,5%.

Baca Juga: Gara-gara virus corona, ekonomi China di kuartal I-2020 kontraksi 6,8%

Nah, sepanjang April-Juni 2020 bakal jadi penentu pertumbuhan ekonomi tahun ini. Sri Mulyani mengingatkan bahwa situasi kuartal II-2020 akan berbeda.

Konsumsi, investasi, dan ekspor akan terpengaruh karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengumumkan virus corona sebagai pandemi global.

"Kuartal I-2020 tidak mencerminkan tren ke depan, kuartal II-2020 baru bisa berubah cepat. Apakah kuartal II-2020 adalah puncak, nanti kita liat apakah terjadi recovery atau apakah stagnasi," ujar Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×