kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Kemenhub alokasi subsidi tarif LRT Rp 1,2 triliun


Selasa, 19 Desember 2017 / 20:28 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) bakal memberikan subsidi untuk tarif kereta api ringan atau Light Rapid Transit (LRT) yang ditargetkan selesai pada Mei 2019.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah akan memberikan subsidi untuk tarif LRT Jabodebek.

"Sebenarnya dalam suatu feasibility study tarifnya adalah Rp 24.000 sampai Rp 25.000, tetapi kita tetapkan Rp 12.000. Jadi 50% disubsidi," ujar Budi di Jakarta, Selasa (19/12).

Lebih lanjut dia bilang, pihaknya menyediakan nilai subsidi sekitar Rp 1 triliun sampai Rp 1,2 triliun yang akan dibayarkan per tahun selama 12 tahun atau berkisar Rp 14 triliun secara keseluruhan.

Sebagaimana diketahui, proyek LRT Jabodebek ini menelan investasi sebesar Rp 29,9 triliun. Dari nilai tersebut, investasi PT Kereta Api Indonesia sebesar Rp 25,7 triliun, sementara PT Adhi Karya (Persero) Tbk senilai Rp 4,2 triliun.

Adapun pendanaan dalam proyek tersebut menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) yang telah diterima oleh masing-masing perusahaan, yakni senilai Rp 7,6 triliun untuk PT KAI, sementara Adhi Karya senilai Rp 1,4 triliun. Dalam waktu dekat, tepatnya Jumat, 22 Desember 2017 akan dilakukan financial closing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×