kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Kemdag gaet Polri jaga stabilitas harga pangan


Senin, 08 Januari 2018 / 15:45 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk jaga stabilisasi harga.

"Penanganan harga barang pokok hasil dari kepolisian mengawal ketat," ujar Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, Senin (8/1).

Kegiatan penegakan hukum di bidang perdagangan harus mencakup keseluruhan subbidang. Hal itu termasuk perdagangan berjangka komoditas maupun distribusi barang pokok dan penting.

Penjagaan stabilitas pangan berpengaruh pada stabilitas keamanan. Terganggunya stabilitas harga pangan membuat masyarakat bergejolak.

Sebaliknya, stabilitas ekonomi yang baik pun dapat menciptakan kondisi keamanan yang stabil. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Polri, Tito Karnavian.

"Stabilitas politik dan keamanan dan pertumbuhan ekonomi memiliki korelasi," jelas Tito.

Guna menjaga stabilitas ekonomi, harga pangan merupakan hal yang perlu dikendalikan. Tito bilang sebelumnya kehadiran satgas pangan dapat memberikan pengaruh dalam menjaga harga.

Ekonomi pun dianggap sebagai senjata baru dalam kompetisi antar negara di dunia. Bukan lagi siapa yang kuat, negara yang dapat mendominasi ekonomilah yang akan berkuasa.

Tito bilang Indonesia memiliki potensi untuk menguasai ekonomi. "Indonesia saat ini menjadi salah satu negara yang potensial menjadi dominan," terang Tito.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×